Updates from September, 2018 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • Kang Yudhie 11:13 on 14 September 2018 Permalink | Balas
    Tags: , kapolres gresik 2019, perumahan anggota polres gresik, perumahan baru di gresik kota 2019, perumahan bersubsidi dari pemerintah di gresik kota, perumahan murah subsidi di gresik kota, perumahan polri dp nol persen, polres gresik 2019   

    Kerjasama Kapolres Gresik Dengan REI Untuk Pembangunan Rumah Anggota Polres Gresik 2019 

    Kerjasama Kapolres Gresik Dengan REI Gresik Untuk Pembangunan Rumah Anggota Polres Gresik 2019

    Contrasnews.com – Polres Gresik, Kapolres Gresik AKBP. Wahyu S. Bintoro., SH., SIK.,M.si didampingi Wakapolres Gresik Kompol. Wahyu Pristha Utama., SH., SIK., MH dan Kabag Sumda Polres Gresik Kompol Hj. Budi Idayati laksanakan kunjungan di Dinas Pekerja Umum Kab. Gresik, bertempat di Ruang Kepala Dinas Pekerja Umum Kab. Gresik, Selasa (17/7/2018) Pukul 08.00 Wib.

    Dalam kunjungan ini Kapolres Gresik AKBP. Wahyu S. Bintoro., SH., SIK.,M.si mengatakan, kedatangannya di
    Dinas Pekerja Umum Kab. Gresik mempererat tali silahturahmi antara kepolisian dengan instansi terkait dan juga ingin memastikan dan berkoordinasi tentang masalah lahan yang akan dibangun Mapolres Gresik, Sehingga tahun 2019 sudah bisa dibangun Polres Gresik karena anggaran pembangunan akan disiapkan Pemda sebesar 35 M.

    “Polres Gresik bekerjasama dan berkoordinasi dengan REI Gresik serta kadis PU untuk mengetahui peta atau denah lokasi peruntukan pemukiman di wilayah kab Gresik,” kata Kapolres.

    “Lahan dari Bpk Mujiono sebagai pengurus REI gresik untuk rumah bersubsidi sudah siap diwilayah kec duduk sampeyan. Namun ada kendala masalah tanah peruntukannya pertanian,” tegas Kapolres.

    Kapolres mengatakan akan berkoordinasi dengan BPN dan Forpimda untuk tindak lanjut pembanguan rumah anggota.

    Hadir dalam silahturahmi tersebut, Kasubag Sarpras Polres Gresik IPTU. Agung, Bapak Gunawan Setijadi., MM (Kepala Dinas PU Kab. Gresik) dan Bapak Mujiono (REI gresik ).(hy/wahyu s.b.)

    Tag : kapolres gresik 2019, perumahan anggota polres gresik, perumahan polri dp nol persen, polres gresik 2019, asrama polres gresik, perumahan baru di gresik kota 2019, perumahan murah subsidi di gresik kota, perumahan bersubsidi dari pemerintah di gresik kota

    Iklan
     
  • Kang Yudhie 07:35 on 11 September 2018 Permalink | Balas
    Tags: cara lulus pendaftran tni, cara masuk polisi, pendaftaran akpol 2019, pendaftaran bintara polri 2018 2019, pendaftaran pag polri 2018 2019, pendaftaran polri 2019, pendaftaran sag polri 2018 2019, pendaftaran sip polri 2018, pendaftran tni 2019, penerimaan polri 2019, persyaratan polri 2019,   

    Pendaftaran / Penerimaan SIP POLRI 2019 | Brimob POLISI 13 Kali Daftar SIP POLRI TETAP SEMANGAT akhirnya LULUS Tes, No Sponsorship & Katabelece ®” Tonton di YouTube 

    Pendaftaran / Penerimaan SIP POLRI 2019 | Brimob POLISI 13 Kali Daftar SIP POLRI TETAP SEMANGAT akhirnya LULUS, No Sponsorship & Katabelece ®” Tonton di YouTube

    🔴 BACA JUGA :

    Pendaftaran Perwira Prajurit Karier TNI TA 2018

    Bagi Anda yang tertarik atau sudah lama mendambakan untuk berkarier di Mabes TNI, segera persiapkan diri terbaik dan semaksimal mungkin karena Mabes TNI kembali membuka lowongan kerja terbaru.

    Kali ini, Mabes TNI memanggil putra-putri terbaik lulusan D3, S1, dan S1 Profesi untuk dididik menjadi Calon Perwira Prajurit Karier TNI TA 2018. Pendaftaran dibuka mulai 3 September hingga 31 Oktober 2018.

    Dikutip dari laman rekrutmen-tni.mil.id, Rabu (6/9/2018), berikut daftar kebutuhan TNI 2018, persyaratan bagi para pelamar, persyaratan berkas lamaran, lokasi tempat pendaftaran TNI 2018, dan tata cara pendaftaran lowongan kerja tersebut:

    Calon PaPK TNI TA 2018
    Daftar Kebutuhan TNI 2018
    Jurusan yang dibutuhkan:
    1. Kedokteran Umum: Pria/wanita lulusan S1
    2. Kedokteran Gigi: Pria/wanita lulusan S1
    3. Kesehatan Lingkungan: Pria lulusan S1
    4. Apoteker/Farmasi: Pria lulusan S1
    5. Radiologi: Pria lulusan S1
    6. Gizi: Pria/wanita lulusan S1
    7. Analis Kesehatan: Pria lulusan S1
    8. Fisika: Pria lulusan S1
    9. Statistik: Pria lulusan S1
    10. Hukum Pidana: Pria/wanita lulusan S1\
    11. Hukum Perdata: Pria/wanita lulusan S1
    12. Hukum Internasional: Pria/wanita lulusan S1
    13. Teknik Komputer: Pria/wanita lulusan S1
    14. Teknik Informatika: Pria lulusan S1
    15. Teknik Arsitektur: Pria lulusan S1
    16. Teknik Sipil: Pria lulusan S1
    17. Teknik Otomotif: Pria lulusan S1
    18. Teknik Elektro/Arus Lemah: Pria lulusan S1
    19. Teknik Elektro/Arus Kuat: Pria lulusan S1
    20. Teknik Elektro: Pria lulusan S1
    21. Teknik Kimia/Kimia: Pria/wanita lulusan S1
    22. Teknik Mesin: Pria lulusan S1
    23. Teknik Broadcasting: Pria lulusan S1
    24. Teknik Turbin/Mekanikal: Pria lulusan S1
    25. Teknik Bangunan dan Landasan: Pria lulusan D3
    26. Teknik Bangunan Kapal: Pria lulusan S1
    27. Teknik Geodesi: Pria lulusan S1
    28. Teknik Material: Pria lulusan S1
    29. Teknik Metalurgi: Pria lulusan S1
    30. Teknik Penerbangan: Pria lulusan S1
    31. Teknik Perkapalan: Pria lulusan S1
    32. Teknik Telkom: Pria lulusan S1
    33. Teknik Pengaturan/Kontrol: Pria lulusan S1
    34. Hubungan Masyarakat: Pria lulusan S1
    35. Jurnalistik/Publisistik: Pria/wanita lulusan S1
    36. Nautika: Pria lulusan S1
    37. Ekonomi Akuntansi: Pria/wanita lulusan S1
    38. Kearsipan: Pria lulusan S1
    39. Manajemen Keuangan: Pria/wanita lulusan S1
    40. Sejarah: Pria/wanita lulusan S1
    41. Agama: Pria lulusan S1
    42. Komisi Penyiaran Islam/Dakwah: Pria lulusan S1
    43. Akhwal Syaksiyah/Syariah: Pria lulusan S1
    44. Theologi Khatolik: Pria lulusan S1
    45. Theologi Protestan: Pria lulusan S1
    46. Bahasa Indonesia: Pria lulusan S1
    47. Bahasa Inggris/Dik. Bahasa Inggris: Pria/wanita lulusan S1
    48. Bahasa Perancis: Wanita lulusan S1
    49. Bahasa Mandarin: Wanita lulusan S1
    50. Kepelatihan Olahraga: Pria lulusan S1
    51. Dik Orkes: Pria lulusan S1
    52. Sosiologi: Pria lulusan S1
    53. Geografi/Kartografi/Teknik Geografi: Pria/wanita lulusan S1
    54. Design Komunikasi Visual: Pria lulusan D3
    55. Design Grafis: Pria lulusan S1
    56. Hubungan Internasional: Pria lulusan S1
    57. Administrasi Negara: Pria lulusan S1
    58. Ilmu Komunikasi/Manajemen: Pria lulusan S1
    59. Seni Musik: Pria lulusan S1
    60. Ilmu Perpustakaan: Pria lulusan S1
    61. Oseanografi: Pria lulusan S1
    62. PLLU/ATC: Pria lulusan D3
    63. Psikologi: Pria lulusan S1
    64. Sistem Informasi/Manajemen Informatika: Pria/wanita lulusan S1
    65. Katekese/Kateketik: Pria lulusan S1
    66. Sandi Negara: Pria lulusan S1
    ________________________________________
    Persyaratan Umum
    1. Warga Negara Indonesia (WNI), pria/wanita, bukan prajurit TNI/Polri/PNS;

    2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

    3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945;

    4. Berusia maksimal:

    a. 26 tahun bagi yang berijazah D3; b. 30 tahun bagi yang berijazah S1;
    b. 32 tahun bagi yang berijazah S1 Profesi;

    5. Persyaratan IPK untuk jurusan/program studi selain Kedokteran akreditasi ”A”:

    a. 2,80 bagi yang berijazah S1 dan S1 profesi;
    b. 2,70 bagi yang berijazah D3;

    6. Persyaratan IPK untuk jurusan/program studi selain Kedokteran akreditasi “B”:

    a. 3,00 bagi yang berijazah S1 dan S1 profesi;
    b. 2,90 bagi yang berijazah D3;

    7. Bagi Jurusan Kedokteran Umum/Gigi telah berijazah S1 Profesi dan lulus Uji Kompetensi Dokter;

    8. Persyaratan IPK untuk Perguruan Tinggi binaan Kemhan/TNI:

    a. 2,80 bagi yang berijazah S1 dan S1 profesi;
    b. 2,70 bagi yang berijazah D3;

    9. Berstatus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Dikma, untuk pendaftar berprofesi Dokter diperbolehkan sudah menikah, namun bagi wanita yang berprofesi Dokter belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak atau hamil selama menjalani Dikma;

    10. Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba;

    11. Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm;

    12. Bersedia ditugaskan di seluruh wilayah NKRI;

    13. Bagi karyawan harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk Dikma;

    14. Menyertakan Surat keterangan bebas Narkoba dan surat kesehatan dari Rumah Sakit Pemerintah pada saat daftar ulang di tempat pendaftaran;

    15. Melampirkan fotocopy sertifikat Akreditasi Program Studi yang dikeluarkan oleh BAN PT.
    ________________________________________
    Persyaratan Berkas Lamaran / Dokumen yang dibawa :
     Surat pendaftaran;
     Akta Kelahiran;
     KTP Calon;
     KTP orang tua/wali;
     Kartu Keluarga (KK)
     SKCK;
     Ijazah & SKHUN SD, SLTP, SLTA;
     Rapot SLTA sederajat;
     Ijazah kesarjanaan atau Diploma;
     Sertifikat Akreditasi yang dikeluarkan oleh Ban-PT untuk program studynya;
     Bagi Jurusan Kedokteran melampirkan transkip nilai UKDI/UKDGI;
     Pas photo hitam putih dan berwarna, pakaian kemeja, ukuran photo 4X6 : 20 lembar;
     Bagi yang pindah Domisili membawa surat keterangan pindah Domisili dari Kelurahan/Kecamatan, masing-masing difotocopy satu lembar dan dilegalisir.
    ________________________________________
    Lokasi Tempat Pendaftaan TNI 2018
    1. NAD (Ajendam Iskandar Muda)
    2. Medan (Ajendam I Bukit Barisan)
    3. Padang (Lantamal II Padang)
    4. Riau (Lanud RSN Pekanbaru)
    5. Tanjung Pinang (Lantamal IV Tanjung Pinang)
    6. Palembang (Ajendam II Sriwijaya)
    7. Bengkulu (Ajenrem 041/Garuda Mas)
    8. Jambi (Ajenrem 042/Garuda Putih)
    9. Lampung (Ajenrem 043/Garuda Hitam)
    10. Banten (Ajenrem 064/Maulana Yusuf)
    11. Panda Jakarta (Ajendam Jaya)
    12. Bandung (Ajendam III Siliwangi)
    13. Cirebon (Ajenrem 063/Sunan Gunung Jati)
    14. Bogor (Ajenrem 061/Surya Kancana)
    15. Semarang (Ajendam IV Diponegoro)
    16. Yogyakarta (Lanud Adi Sutjipto)
    17. Solo (Ajenrem 074/Warastratama)
    18. Purwokerto (Ajenrem 071/WK)
    19. Surabaya (Ajenrem 084/Bhaskara Jaya)
    20. Malang (Lanud Abdulrachman Saleh)
    21. Madiun (Lanud Iswahyudi)
    22. Balikpapan (Ajendam VI/Mulawarman)
    23. Banjarmasin (Lanal Banjarmasin)
    24. Pontianak (Ajendam XII/Tanjungpura)
    25. Palangkaraya (Ajenrem 102/Panju Panjung)
    26. Makassar (Ajendam XIV/Hasanudin)
    27. Manado (Ajendam XIII/Merdeka)
    28. Palu (Lanal Palu)
    29. Kendari (Lanal Kendari)
    30. Maluku/Ambon (Ajendam XVI/Pattimura)
    31. Ternate (Ajenrem 152/Babullah)
    32. Bali (Ajendam IX/Udayana)
    33. NTT (Ajenrem 161/WS Kupang)
    34. NTB (Ajenrem 162/WB)
    35. Jayapura (Ajendam XVII Cendrawasih)
    36. Biak (Ajenrem 173/Praja Vira Braja)
    37. Manokwari (Ajendam XVIII/Kasuari)
    38. Sorong (Ajenrem 171/Praja Vira Tama)
    39. Merauke (Lantamal XI Merauke)
    ________________________________________
    Tata Cara Pendaftaran
    1. Calon mendaftar secara online melalui internet dengan website: http://rekrutmen-tni.mil.id dan mengisi formulir pendaftaran.

    2. Daftar ulang secara fisik ke tempat pendaftaran yang telah ditentukan dengan menunjukan cetakan formulir pendaftaran.

    3. Membawa Dokumen asli: Surat pendaftaran, Akta Kelahiran, KTP Calon, KTP orang tua/wali, Kartu Keluarga (KK), SKCK, Ijazah & SKHUN SD, SLTP, SLTA, Rapot SLTA sederajat, Ijazah kesarjanaan atau Diploma, sertifikat Akreditasi yang dikeluarkan oleh Ban PT untuk program studinya, bagi Jurusan Kedokteran melampirkan transkrip nilai UKDI/UKDGI, pas photo hitam putih dan berwarna, pakaian kemeja, ukuran photo 4X6: 20 lembar.

    4. Bagi yang pindah Domisili membawa surat keterangan pindah Domisili dari Kelurahan/Kecamatan.

    5. Masing-masing di fotocopy satu lembar dan dilegalisir.

    Selama mencoba dan semoga sukses.

    Pengumuman
    Pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS)
    Tahun 2019

    Kepolisian republik Indonesia memberikan kesempatan kepada pemuda – pemudi warga Negara Republik Indonesia untuk mengikuti pendidikan

    Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun 2019

    Persyaratan Umum:

    Pria / wanita, Warga Negara Indonesia
    Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME
    Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 45
    Sehat jasmani dan rohani (Surat Keterangan sehat dari Institusi Kesehatan)
    Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat
    Berwibawa, jujus, adil dan berkelakukan tidak tercela
    Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan semua bidang tugas kepolisian
    Persyaratan khusus

    Pria / wanita yang belum pernah menjadi anggota Polri
    Berijazah :
    S1 Profesi Dokter Umum
    S1 Profesi Apoteker
    S1 Teknik Informatika / Sistem Informasi / Ilmu Komputer / Sistem Komputer
    S1 Kurikulum dan Teknologi Pendidikan / Teknologi Pendidikan
    S1 Ilmu Komunikasi
    S1 Akuntansi
    S1 Teknik Nuklir
    S1 Teknik metalurgi
    S1 Teknik Elektro
    S1 Teknik Sipil
    S1 Teknik Kimia
    S1 Kimia (MIPA)
    S1 Biologi (MIPA)
    S1 Teknik Pengiriman
    S1 teknik penerbangan
    S1 Teknik International
    Ilmu S1 Olahraga
    S1 Ilmu Pemerintahan
    S1 Desain Grafis
    S1 Sandi
    S1 Sastra Arab
    S1 Sastra Cina
    S1 Agama
    S1 Kateketik
    S1/D4 Instrumentasi dan Elektronika
    Manajemen S1/D4 Logistic
    D4 Nautical Ahli Tingkat III

    pendaftaran sag polri 2018 2019, pendaftaran pag polri 2018 2019, pendaftaran bintara polri 2018 2019, pendaftaran akpol 2019, penerimaan polri 2019, pendaftaran polri 2019, persyaratan polri 2019, cara masuk polisi, cara lulus pendaftran tni, pendaftran tni 2019, pendaftaran sip polri 2018, sekolah inspektur polisi
    jika ingin belajar soal tes akademik silahkan buka : http://www.soaltesakademik.blogspot,,,c0mblog-page_16.htm
    Tata Cara Pendaftaran

    Silakan mendaftar secara online melalui laman :

    http://penerimaan.polri.go.id
    Catatan

    Informasi : Biro SDM Polda setempat

    Asalamuallaikum Wr.Wb.

    Para pengunjung Blog yang saya hormati :

    BAGAIMANA CARA AGAR LOLOS TES ADMINISTRASI?
    BAGAIMANA AGAR BISA LOLOS TES SAMAPTA / JASMANI?
    BERAPAKAH NILAI PASING GRADE TES LARI, SIT UP PUSH UP, PULL UP, DAN SUTLE RUN MAUPUN RENANG AGAR LOLOS?
    BAGAIMANAKAH TIPS AGAR LOLOS TES MENTAL IDEOLOGI?
    BAGAIMANAKAH AGAR KITA MAMPU LOLOS MENGERJAKAN TES PSIKOLOGI?
    BAGAIMANAKAH KIAT KIAT AGAR BISA LOLOS TES KESEHATAN?
    BAGAIMANA AGAR KITA MAMPU SUKSES LOLOS TES PRASIDANG DAN SIDANG PUSAT?
    APA SAJA YANG DI TEST KAN DI TES KESEHATAN?
    APA SAJA YANG DITESTKAN DI TES SAMAPTA/JASMANI?
    APA SAJA YANG DITEST KAN DI TES MENTAL IDEOLOGI?
    APA SAJA YANG DI TEST KAN DI TES PSIKOLOGI
    APA SAJA YANG DIPERSIAPKAN DI TAHAP PRASIDANG?
    BELUM PUNYA SOSAL SOAL PSIKOLOGI?

    Untuk menjawab pertanyaan diatas Dalam postingan iklan kali ini Kami ingin menawarkan sebuah buku yang mungkin sangat berguna sekali bagi para pembaca khususnya bagi para pendaftar polri. Buku tersebut yaitu:

    Cover Panduan Masuk POLRI

    JUDUL BUKU : PANDUAN LOLOS SELEKSI MASUK TNI

    PENERBIT : MEDIA INSPIRASI

    JMLH HALAMAN : 132 Halaman

    No. Ijin Terbit/ISBN : 978-602-8462-51-8 ISBN RESMI

    CARA PEMBELIAN :

    HARGA BUKU :

    RP.85.000,-
    BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM

    BONUSSSSS:

    CD SOFTWARE TEST BUTA WARNA

    + video jasmani + video tes psikologi menggambar

    BUKU DIBAYAR SETELAH BUKU SAMPAI DIRUMAH ANDA……

    BUKU AKAN KAMI KIRIM KERUMAH ANDA..

    SETELAH SAMPAI KERUMAH ANDA .. ANDA MENTRANSFER UANG TERSEBUT KE REKENING KAMI

    Hub : 082-138-579-05

    URAIAN BUKU:

    berikut saya uraikan daftar isinya:

    PRAKATA………………………………………………

    DAFTAR ISI…………………………………………..

    PENGETAHUAN TENTANG POLRI………..

    SEJARAH POLRI…………………………………..

    ORGANISASI……………………………………….

    STRUKTUR WILAYAH…………………………

    POLRI KINI…………………………………………

    POLISI LALULINTAS……………………………

    PERSYARATAN TAMTAMA POLRI….……

    PERSYARATAN BINTARA POLRI…….…

    PERSYARATAN SIPSS…………………

    PERSYARATAN SIPSS…………………..

    TAHAP-TAHAP SELEKSI MASUK POLRI …

    TES ADMINISTRASI………………………………

    TES KESEHATAN I ………………………………

    Mata……………………………………………………

    THT……………………………………………………

    Gigi……………………………………………………

    Anus…………………………………………………

    Varikokel…………………………………………

    Kaki…………………………………………………

    Telapak Kaki……………………………………

    TES KESEHATAN II ………………………

    Pemeriksaan Darah.………………………

    Pemeriksaan Urine………………………

    EKG……………………………………………

    Tes ROTGEN………………………………

    TES PSIKOLOGI…………………………

    Tes Logika Aritmatika………………

    Tes Logika penalaran………………

    Tes Analog Verbal……………………

    Kraeplien/Pauli/Angka Koran

    Wartegg Test………………………………

    Draw a man………………………………

    Army Alpha Intelegence Test………

    Menggambar Pohon

    EDWARD PERSONAL PREFERENCE SCHEDULE (EPPS)

    TES SAMAPTA/JASMANI…

    Lari………………………………

    Pull up / Chinning…………

    Push Up………………………

    Sit Up…………………………

    Suttle Run…………………

    Renang……………………

    Postur Tubuh…………

    TES SIPSSK……….

    SIDANG PANTHUKHIR……

    CONTOH SOAL SIPSSK……

    Soal Undang Undang Kepolisian….

    Kunci Jawaban Soal Undang Undang Kepolisian…….

    Soal Hak Asasi Manusia……

    Kunci Jawaban Soal Hak Asasi Manusia….

    Soal Matematika Sederhana……

    Soal Bahasa Indonesia…….

    Kunci Soal Bahasa Indonesia.……

    Soal Bahasa Inggris…..

    Kunci Jawaban Soal Bahasa Inggris……

    CONTOH SOAL PSIKOLOGI…

    Tes Persamaan Kata (Sinonim)..……

    Tes Padanan Hubungan…….

    Tes Menggambar……….

    Tes Logika Formil…….

    Tes Pauli (angka Koran)……

    Tes Seri……..……………

    Tes Lawan Kata ( Antonim)..……

    Wartegg Test……………………

    DAFTAR PUSTAKA…………….

    URAIAN BUKU:

    Didalam buku tersebut dijelaskan persyaratan2 khusus pendaftaran tamtama , Sipss, SIPSS,
    Diuraikan secara rinci Persyaratan Administrasi yang harus dipersiapkan
    Diuraikan secara Jelas dan Gamblang mengenai gambaran tes kesehatan dan apa saja yang di tes kan
    Diuraikan dengan jelas bagaimana cara menghadapi tes jasmani disertai dengan gambar2 latihan dengan benar
    Diuraikan motivasi dan tips2 agar mampu melewati tes wawancara atau Mental Ideologi
    Diuraikan tips dan Trik agar lolos tahap tes psikologi
    Disertakan pula contoh contoh soal psikologi agar lebih paham dan mampu lolos tes psikologi

    CARA PEMBELIAN :

    HARGA BUKU :

    Rp. 85.000
    BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM

    BUKU DIBAYAR SETELAH BUKU SAMPAI DIRUMAH ANDA……

    BUKU AKAN KAMI KIRIM KERUMAH ANDA..

    SETELAH SAMPAI KERUMAH ANDA .. ANDA MENTRANSFER UANG TERSEBUT KE REKENING KAMI

    Hub : 082-138-579-056
    BONUSSS:

    CD buta warna1

    URAIAN ISI CD :

    TES BUTA WARNA

    1.. Software Aplikasi Tes Buta Warna

    2.. Gambar Gambar Gradasi Warna

    3.. Video 38 Plat Tes Buta Warna

    JASMANI

    1.. Video Tips-Tips TES PUSH UP PRIA dengan Benar

    2.. Video Tips-Tips TES PUS UP WANITA dengan Benar

    3.. Video Tips-Tips TES PULL UP PRIA dengan Benar

    4.. Video Tips Tips TES PULL UP WANITA dengan Benar

    5.. Video Tips-Tips TES SIT UP PRIA dengan Benar

    6.Video Tips-Tips TES SIT UP WANITA dengan Benar

    7.Video Tips-Tips TES SUTTLE RUN WANITA dengan Benar

    8.Video Tips Tips TES SUTTLE RUN PRIA dengan Benar

    9.Video Tips-Tips TES RENANG dengan Benar

    10.Video Tips-Tips TES LARI dengan Benar

    PSIKOLOGI

    1.. Video Cara mengerjakan Tes warteg 8 titik gambar dengan Benar

    2.. Video Cara mengerjakan menggambar pohon

    3.. Video Cara mengerjakan Tips menghitung deret angka

    4.. Video Cara mengerjakan Draw HOUSE TREE and Person ( RUMAH ORANG POHON)

    5.. Video Cara mengerjakan MENGGAMBAR ORANG

    tag : PERSYARATAN PENDAFTARAN AKPOL 2019 , taruna sipss 2019, pendaftaran sipss 2019 penerimaan sipss kepolisian 2019, taruni sipss 2019, jadwal pendaftaran sipss 2019 , sipss semarang 2019 , taruna sipss polisi 2019, taruni sipss 2019, calon taruna sipss 2019, sipss 2019 semarang taruna 2019 , satpol pp , persyaratan sipss 2019 , syarat sipss polisi 2019, polri 2019 pendaftaran polri 2019, pendaftaran 2019 sipss polisi 2019 , penerimaan kepolisian 2019, peneriman siswa sipss 2019 , sipss taruna 2019 , jadwal penerimaan sipss kepolisian 2019 , polisi 2019 , polri 2019, kepolisian republik indonesia 2019, PERSYARATAN PENDAFTARAN AKPO L 2019 , taruna sipss 2019, pendaftaran sipss 2019 penerimaan sipss kepolisian 2019, taruni sipss 2019, jadwal pendaftaran sipss 2019 , sipss semarang 2019 , taruna sipss polisi 2019, taruni sipss 2019, calon taruna sipss 2019, sipss 2019 semarang taruna 2019 , persyaratan sipss 2019 , syarat sipss polisi 2019, polri 2019 pendaftaran polri 2019, pendaftaran 2019 sipss polisi 2019 , penerimaan kepolisian 2019, peneriman siswa sipss 2019 , sipss taruna 2019 , jadwal penerimaan sipss kepolisian 2019 , polisi 2019 , polri 2019, kepolisian republik indonesia 2019, PERSYARATAN PENDAFTARAN AKPO L 2019 , taruna sipss 2019, pendaftaran sipss 2019 penerimaan sipss kepolisian 2019, taruni sipss 2019, jadwal pendaftaran sipss 2019 , sipss semarang 2019 , taruna sipss polisi 2019, taruni sipss 2019, calon taruna sipss 2019, sipss 2019 semarang taruna 2019 , persyaratan sipss 2019 , syarat sipss polisi 2019, polri 2019 pendaftaran polri 2019, pendaftaran 2019 sipss polisi 2019 , penerimaan kepolisian 2019, peneriman siswa sipss 2019 , sipss taruna 2019 , jadwal penerimaan sipss kepolisian 2019 , polisi 2019 , polri 2019, kepolisian republik indonesia 2019, PERSYARATAN PENDAFTARAN AKPO L 2019 , taruna sipss 2019, pendaftaran sipss 2019 penerimaan sipss kepolisian 2019, taruni sipss 2019, jadwal pendaftaran sipss 2019 , sipss semarang 2019 , taruna sipss polisi 2019, taruni sipss 2019, calon taruna sipss 2019, sipss 2019 semarang taruna 2019 , persyaratan sipss 2019 , syarat sipss polisi 2019, polri 2019 pendaftaran polri 2019, pendaftaran 2019 sipss polisi 2019 , penerimaan kepolisian 2019, peneriman siswa sipss 2019 , sipss taruna 2019 , jadwal penerimaan sipss kepolisian 2019 , polisi 2019 , polri 2019, kepolisian republik indonesia 2019, taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 taruna polri 2019, sipss polri 2019, calon sipss polwan 2019, taruna polisi 2019, sipss polisi 2019 pendaftaran taruna polri 2019, persyaratan penerimaan sipss polri 2019. pendaftaran calon sipss taruna sipss kepolisian polri 2019, calon sipss kepolisian polri 2019 , gaji polisi , jenjang karir polisi , ujian fisik POLRI, kenaikan jabatan polisi , penempatan kerja POLRI . Bagaimana cara agar lolos tes administrasi polri ? Bagaimana agar bisa lolos tes samapta / jasmani ? berapakah nilai pasing grade tes lari , sit up push up, pull up, dan shuttle run maupun renang polri ? bagaimana tips lolos tes mental ideology ? bagaimana cara mengerjakan tes psikologi polri ? kiat lolos kesehatan polri ? bagaimana tips lolos tes prasidang dan sidang pusat polri ? apa saja yang dites dalam tes kesehatan polri ? apa yang di tes kan di tes samapta / jasmani ? apa materi tes mental ideologi polri ? apa saja materi sidang polri ? apa saja yang dipersiapkan ditahap pra sidang polri ? soal psikologi polri ?

     
  • Kang Yudhie 16:48 on 7 September 2018 Permalink | Balas
    Tags: foto irjen pol lucky hermawan, foto irjen pol luki hermawan, foto kapolda jatim baru 2018   

    Foto Kapolda Jatim Baru September 2018 Irjen Pol Luki Hermawan dan Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur 

    Foto Kapolda Jatim Baru September 2018 Irjen Pol Luki Hermawan bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur

     
  • Kang Yudhie 09:58 on 7 September 2018 Permalink | Balas
    Tags: sertijab kapolsek menganti polres gresik 7 september 2018   

    Kapolsek Gresik Kota Menghadiri Acara Pisah Sambut Kapolsek Menganti Polres Gresik 

    Lihat Tweet @SekGresikKota: https://twitter.com/SekGresikKota/status/1037897136820482048?s=09

    Kapolsek Gresik Kota Menghadiri Acara Pisah Sambut Kapolsek Menganti Polres Gresik

     
  • Kang Yudhie 10:11 on 5 September 2018 Permalink | Balas
    Tags: masuk pak eko polisi   

    Tonton “Polisi Masuk Pak Eko” di YouTube 

    Tonton “Polisi Masuk Pak Eko” di YouTube

     
  • Kang Yudhie 11:27 on 2 September 2018 Permalink | Balas
    Tags: pag polri 2018, pag polri 2019, pendaftaran polisi 2019, penerimaan polisi 2019, perwira polisi 2019, sag polri 2018, sag polri 2019,   

    Tonton “www penerimaan polri go id 2018 ✓ Cara Pendaftaran Online Taruna Akpol, Bintara, Tamtama Polri” di YouTube 

    Tonton “www penerimaan polri go id 2018 ✓ Cara Pendaftaran Online Taruna Akpol, Bintara, Tamtama Polri” di YouTube

    PENGUMUMAN PERSYARATAN SELEKSI PAG / SAG POLRI 2018 / 2019

    DAFTAR NAMA LULUS PAG 2018 – 2019 POLDA JATIM, JABAR, METRO JAYA …

     
  • Kang Yudhie 09:17 on 2 September 2018 Permalink | Balas
    Tags: ceramah gus javar, cerpen gus mus, gus jafar pasuruan, gus jakfar pasuruan, gus javar pasuruan, kyai saleh pasuruan, kyai tawakal pasuruan, tuhan gus jakfar pasuruan, video gus jakfar terbaru 2019   

    Cerpen Gus Mus “Siapa “Gus Jakfar Pasuruan” Gondang Wetan, Sebenarnya ? Ini Dia Jawabannya ! Kisah Perjalanan Spiritual #ViraL di Facebook” dan YouTube 

    Cerpen Gus Mus “Siapa “Gus Jakfar Pasuruan” Gondang Wetan, Sebenarnya ? Ini Dia Jawabannya ! Kisah Perjalanan Spiritual #ViraL di Facebook” dan YouTube

    Cerpen “Gus Ja’far” Karya Gus Mus

    Di antara putera-
    putera Kyai Saleh, pengasuh pesantren “Sabilul Muttaqin” dan sesepuh di daerah kami, Gus Jakfar-lah yang paling menarik perhatian
    masyarakat.

    Mungkin Gus Jakfar tidak se alim dan sepandai saudara saudaranya, tapi beliau mempunyai keistimewaan
    yang membuat namanya tenar hingga ke luar daerah, malah
    konon beberapa
    pejabat tinggi dari pusat
    memerlukan sowan khusus
    ke rumahnya setelah
    mengunjungi Kiai Saleh. Kata Kang Solikin yang dekat dengan
    keluarga ndalem,
    bahkan Kiai Saleh sendiri
    segan dengan anaknya yang
    satu itu. “Kata Kiai, Gus Jakfar
    itu lebih tua dari beliau sendiri,” .

    Cerita Kang Solikin suatu hari kepada
    kawan-kawannya yang
    sedang membicarakan putera bungsu
    Kiai Saleh itu. “Saya sendiri tidak paham apa maksudnya.”
    “Tapi, Gus Jakfar memang luar
    biasa,” kata Mas Bambang,
    pegawai Pemda yang sering
    mengikuti pengajian subuh
    Kiai Saleh. “Matanya itu lho. Sekilas saja mereka melihat kening
    orang, kok langsung bisa
    melihat rahasianya yang
    tersembunyi. Kalian ingat,
    Sumini yang anak penjual rujak di terminal lama yang dijuluki
    perawan tua itu, sebelum
    dilamar orang sabrang kan
    ketemu Gus Jakfar. Waktu itu
    Gus Jakfar bilang, ‘Sum, kulihat
    keningmu kok bersinar, sudah ada yang ngelamar ya?’. Tak
    lama kemudian orang sabrang
    itu datang melamarnya.”

    “Kang Kandar kan juga begitu,”
    timpal Mas Guru Slamet. “Kalian kan mendengar sendiri ketika Gus
    Jakfar bilang kepada tukang
    kebun SD IV itu, ‘Kang, saya
    lihat hidung sampeyan kok
    sudah bengkok, sudah capek
    menghirup nafas ya?’ Lho, ternyata besoknya Kang
    Kandar meninggal.” “Ya. Waktu itu
    saya pikir Gus Jakfar hanya
    berkelakar,” sahut Ustadz Kamil,
    “Nggak tahunya beliau sedang membaca tanda pada
    diri Kang Kandar.” “Saya malah
    mengalami sendiri,” kata Lik
    Salamun, pemborong yang dari
    tadi sudah kepingin ikut bicara. “Waktu itu, tak ada hujan tak
    ada angina, Gus Jakfar bilang
    kepada saya, ‘Wah, saku
    sampeyan kok mondol- mondol;
    dapat proyek besar
    ya?’ Padahal saat itu saku saya justru
    sedang kempis. Dan percaya atau
    tidak, esok harinya saya
    memenangkan
    tender yang diselenggarakan Pemda tingkat provinsi.” “Apa
    yang begitu itu disebut ilmu
    kasyaf?” tanya Pak Carik yang
    sejak tadi hanya asyik
    mendengarkan. “Mungkin
    saja,” jawab Ustadz Kamil. “Makanya
    saya justru takut ketemu Gus
    Jakfar. Takut dibaca tanda- tanda
    buruk saya, lalu pikiran
    saya terganggu.” *** Maka,
    ketika kemudian sikap Gus Jakfar berubah, masyarakat
    pun geger; terutama para
    santri kalong, orang-orang kampung
    yang ikut mengaji tapi tidak
    tinggal di pesantren seperti
    Kang Solikin yang selama ini merasa dekat dengan beliau.

    Mula-mula Gus Jakfar menghilang
    berminggu-minggu, kemudian ketika kembali tau tau sikapnya berubah
    menjadi manusia biasa. Dia sama
    sekali berhenti dan tak mau lagi
    membaca tanda-tanda. Tak
    mau lagi memberikan isyarat- isyarat
    yang berbau ramalan. Ringkas kata,
    dia benar-benar
    kehilangan keistimewaannya.
    “Jangan-jangan ilmu beliau
    hilang pada saat beliau menghilang itu,” komentar
    Mas Guru Slamet penuh penyesalan.

    “Wah, sayang sekali! Apa
    gerangan yang terjadi pada
    beliau?” “Ke mana beliau pergi saat menghilang pun, kita tidak
    tahu;” kata Lik Salamun.
    “Kalau
    saja kita tahu ke mana beliau
    pergi, mungkin kita akan
    mengetahui apa yang terjadi pada beliau dan mengapa beliau
    kemudian berubah.” “Tapi,
    bagaimanapun ini ada
    hikmahnya,” ujar Ustadz
    Kamil.
    “Paling tidak, kini kita bisa setiap saat menemui Gus Jakfar tanpa merasa deg-degan dan was-was; bisa mengikuti pengajiannya dengan niat
    tulus mencari ilmu. Maka, jangan kita
    ingin mengetahui apa yang
    terjadi dengan gus kita ini
    hingga sikapnya berubah atau
    ilmunya hilang, sebaiknya kita
    langsung saja menemui beliau.”
    Begitulah, sesuai usul Ustadz
    Kamil, pada malam Jum’at
    sehabis wiridan salat Isya, saat
    mana Gus Jakfar prei, tidak
    mengajar; rombongan santri kalong sengaja mendatangi
    rumahnya. Kali ini hampir
    semua
    anggota rombongan
    merasakan keakraban Gus Jakfar,
    jauh melebihi yang sudah-sudah.
    Mungkin karena kini tidak ada
    lagi sekat berupa rasa segan,
    was-was dan takut. Setelah
    ngobrol ke sana kemari, akhirnya
    Ustadz Kamil berterus
    terang mengungkapkan
    maksud
    utama kedatangan
    rombongan: “Gus, di samping
    silaturahmi seperti biasa, malam ini kami
    datang juga dengan sedikit
    keperluan khusus. Singkatnya,
    kami penasaran dan sangat
    ingin tahu latar belakang perubahan
    sikap sampeyan.” “Perubahan apa?” tanya Gus Jakfar sambil
    tersenyum penuh arti. “Sikap
    yang mana? Kalian ini ada-ada
    saja. Saya kok merasa tidak
    berubah.” “Dulu sampeyan
    kan biasa dan suka membaca tanda-
    tanda orang,” tukas Mas Guru
    Slamet, “kok sekarang tiba-
    tiba mak pet, sampeyan tak mau
    lagi
    membaca, bahkan diminta pun
    tak mau.” “O, itu,” kata Gus
    Jakfar seperti benar-benar baru
    tahu. Tapi dia tidak
    segera
    meneruskan bicaranya. Diam agak lama. Baru setelah
    menyeruput kopi di depannya,
    dia melanjutkan, “Ceritanya
    panjang.” Dia berhenti lagi,
    membuat kami tidak sabar,
    tapi kami diam saja. “Kalian ingat,
    saya lama menghilang?”
    akhirnya Gus Jakfar bertanya,
    membuat kami yakin bahwa
    dia benar-benar siap untuk
    bercerita. Maka serempak kami
    mengangguk. “Suatu malam
    saya bermimpi ketemu ayah dan
    saya
    disuruh mencari seorang wali
    sepuh yang tinggal di sebuah desa kecil di lereng gunung
    yang jaraknya dari sini sekitar 200
    km kea rah selatan. Namanya
    Kiai Tawakkal. Kata ayah
    dalam
    mimpi itu, hanya kiai-kiai tertentu yang tahu tentang kiai
    yang usianya sudah lebih
    100
    tahun ini. Santri-santri yang
    belajar kepada beliau pun
    rata- rata sudah disebut kiai di daerah
    masing-masing.”
    “Terus
    terang, sejak bermimpi itu,
    saya tidak bisa menahan
    keinginan saya untuk berkenalan dan kalau
    bisa berguru kepada
    Wali
    Tawakkal itu. Maka dengan
    diam-diam dan tanpa pamit
    siapa-siapa, saya pun pergi ke tempat yang ditunjukkan ayah
    dalam mimpi dengan niat
    bilbarakah dan menimba ilmu
    beliau. Ternyata, ketika
    sampai
    di sana, hampir semua orang yang saya jumpai mengaku
    tidak mengenal nama Kiai
    Tawakkal.
    Baru setelah seharian melacak
    ke sana kemari, ada seorang
    tua yang memberi petunjuk.” ‘Cobalah nakmas ikuti jalan
    setapak di sana itu’ katanya.
    ‘Nanti nakmas akan berjumpa
    dengan sebuah sungai kecil;
    terus saja nakmas menyeberang.
    Begitu sampai seberang, nakmas akan
    melihat
    gubuk-gubuk kecil dari bambu.
    Nah, kemungkinan besar
    orang yang nakmas cari akan
    nakmas jumpai di sana. Di gubuk yang
    terletak di tengah-tengah
    itulah tinggal seorang tua
    seperti yang nakmas gambarkan.
    Orang sini
    memanggilnya Mbah Jogo. Barangkali itulah yang nakmas
    sebut Kiai siapa tadi?’ ‘Kiai
    Tawakkal.’ ‘Ya, Kiai Tawakkal.
    Saya yakin itulah orangnya, Mbah
    Jogo.’ “Saya pun
    mengikuti petunjuk orang tua itu, menyeberang sungai dan
    menemukan sekelompok
    rumah
    gubuk dari bambu.” “Dan betul,
    di gubuk bambu yang terletak
    di tengah-tengah, saya menemukan Kiai Tawakkal
    alias
    Mbah Jogo sedang dikelilingi santri-
    santrinya yang rata-rata
    sudah tua. Saya diterima
    dengan penuh keramahan, seolah-olah
    saya sudah merupakan bagian
    dari mereka. Dan kalian tahu?
    Ternyata penampilan Kiai
    Tawakkal sama sekali tidak
    mencerminkan sosoknya sebagai
    orang tua. Tubuhnya tegap
    dan wajahnya berseri-seri. Kedua
    matanya indah memancarkan
    kearifan. Bicaranya jelas dan
    teratur. Hampir semua kalimat yang meluncur dari mulut
    beliau bermuatan kata-kata
    hikmah.” Tiba-tiba Gus Jakfar
    berhenti,
    menarik nafas panjang, baru
    kemudian melanjutkan, “Hanya ada satu hal yang membuat
    saya
    terkejut dan tgerganggu. Saya
    melihat di kening beliau yang
    lapang ada tanda yang jelas
    sekali, seolah-olah saya membaca tulisan dengan
    huruf
    yang cukup besar dan
    berbunyi
    ‘Ahli Neraka’. Astaghfirullah!
    Belum pernah selama ini saya melihat tanda yang begitu
    gambling. Saya ingin tidak
    mempercayai apa yang saya
    lihat. Pasti saya keliru. Masak
    seorang yang dikenal wali,
    berilmu tinggi, dan disegani banyak kiai yang lain, disurati
    sebagai ahli neraka. Tak
    mungkin. Saya mencoba
    meyakin-yakinkan diri saya
    bahwa itu hanyalah ilusi, tapi
    tak bisa. Tanda itu terus melekat di kening beliau.
    Bahkan belakangan saya
    melihat tanda itu semakin
    jelas
    ketika beliau habis berwudhu.
    Gila!” “Akhirnya niat saya untuk menimba ilmu kepada beliau,
    meskipun secara lisan
    memang
    saya sampaikan demikian,
    dalam hati sudah berubah menjadi
    keinginan untuk menyelidiki dan
    memecahkan keganjialan ini.
    Beberapa hari saya amati
    perilaku Kiai Tawakkal, saya tidak
    melihat sama sekali hal-
    hal mencurigakan. Kegiatan rutinnya sehari-hari tidak
    begitu berbeda dengan
    kebanyakan kiai yang lain:
    mengimami salat jamaah;
    melakukan salat-salat sunnat
    seperti dhuha, tahajjud, witir,dsb.; mengajar kitab-
    kitab (umumnya kitab-kitab
    besar); mujahadah; dzikir
    malam; menemui tamu; dan
    semacamnya. Kalaupun beliau
    keluar, biasanya untuk memenuhi undangan hajatan
    atau- dan ini sangat jarang
    sekali- mengisi pengajian
    umum. Memang ada kalanya beliau
    keluar pada malam-malam
    tertentu; tapi menurut santri- santri yang lama, itu pun
    merupakan kegiatan rutin
    yang sudah dijalani Kiai Tawakkal
    sejak muda. Semacam lelana
    brata, kata mereka.” “Baru
    setelah beberapa minggu tinggal di ‘pesantren bambu’,
    saya mendapat kesempatan atau
    tepatnya keberanian untuk
    mengikuti Kiai Tawakkal
    keluar.
    Saya pikir, inilah kesempatan untuk mendapatkan jawaban atas
    tanda tanya yang selama
    ini
    mengganggu saya.”
    “Begitulah,
    pada suatu malam purnama, saya melihat Kiai keluar dengan
    berpakaian rapi. Melihat
    waktunya yang sudah larut,
    tidak mungkin beliau pergi
    untuk
    mendatangi undangan hajatan atau lainnya. Dengan hati-hati
    saya membuntutinya dari
    belakang; tidak terlalu dekat,
    tapi juga tidak terlalu jauh.
    Dari jalan setapak hingga ke
    jalan desa, Kiai terus berjalan dengan langkah yang tetap
    tegap. Akan ke mana beliau
    gerangan? Apa ini yang
    disebut
    semacam lelana brata?
    Jalanan semakin sepi; saya pun semakin
    berhati-hati mengikutinya,
    khawatir tiba-tiba Kiai
    menoleh ke belakang.”
    “Setelah melewati kuburan dan
    kebun sengon, beliau berbelok.
    Ketika
    kemudian saya ikut belok,
    saya
    kaget, ternyata sosoknya tak
    kelihatan lagi. Yang terlihat justru sebuah warung yang
    penuh pengunjung. Terdengar
    gelak tawa ramai sekali.
    Dengan
    bengong saya mendekati warung
    terpencil dengan penerangan petromak itu. Dua orang
    wanita- yang satu masih
    muda
    dan yang satunya lagi agak lebih
    tua- dengan dandanan yang
    menor sibuk melayani pelanggan
    sambil menebar tawa genit ke
    sana kemari. Tidak mungkin Kiai
    mampir ke warung ini,
    pikir
    saya. Ke warung biasa saja tidak pantas, apalagi warung
    yang suasananya saja
    mengesankan kemesuman ini. ‘Mas
    Jakfar!’ tiba-tiba saya
    dikagetkan oleh suara yang
    tidak asing di telinga saya, memanggil-manggil nama
    saya.
    Masyaallah, saya hampir- hampir
    tidak mempercayai
    pendengaran dan penglihatan
    saya. Memang betul, mata saya
    melihat Kiai Tawakkal
    melambaikan tangan dari dalam
    warung. Ah. Dengan kikuk dan
    pikiran tak karuan, saya pun
    terpaksa masuk dan menghampiri kiai yang saya
    yang duduk santai di pojok. Warung
    penuh dengan asap rokok.
    Kedua
    wanita menor menyambut
    saya dengan senyum penuh arti. Kiai
    Tawakkal menyuruh orang
    disampingnya untuk bergeser,
    ‘Kasi kawan saya ini tempat
    sedikit!’ Lalu, kepada orang-
    orang yang ada di warung, Kiai memperkenalkan saya.
    Katanya,
    ‘Ini kawan saya, dia baru
    datang dari daerah yang
    cukup jauh. Cari pengalaman
    katanya’. Mereka yang duduknya dekat
    serta merta mengulurkan
    tangan, menjabat tangan saya
    dengan ramah; sementara
    yang jauh melambaikan tangan”.
    “Saya masih belum sepenuhnya
    menguasai diri, masih seperti
    dalam mimpi, ketika tiba-tiba
    saya dengar Kiai menawari, ‘Minum
    kopi ya?!’ Saya
    mengangguk asal mengangguk.
    ‘Kopi satu lagi, Yu!’ kata Kiai
    kepada wanita warung sambil
    mendorong piring jajan ke dekat
    saya. ‘Silakan! Ini namanya
    rondo royal, tape goreng kebanggan warung ini! Lagi-
    lagi
    saya hanya menganggukkan
    kepala asal mengangguk.”
    “Kiai
    Tawakkal kemudian asyik kembali dengan ‘kawan-
    kawan’-
    nya dan membiarkan saya bengong
    sendiri. Saya masih
    tak
    habis pikir, bagaimana mungkin
    Kiai Tawakkal yang terkenal
    waliyullah dan dihormati para kiai
    lain bisa berada di sini.
    Akrab dengan orang-orang
    beginian; bercanda dengan wanita warung. Ah, inikah
    yang
    disebut lelana brata? Ataukah ini
    merupakan dunia lain
    beliau
    yang sengaja disembunyikan dari umatnya? Tiba-tiba saya
    seperti mendapat jawaban
    dari tanda tanya yang selama ini
    mengganggu saya dan
    karenanya
    saya bersusah payah mengikutinya malam ini. O,
    pantas di keningnya kulihat tanda
    itu. Tiba-tiba sikap dan
    pandangan saya terhadap
    beliau
    berubah.” ‘Mas, sudah larut malam,’tiba-tiba suara Kiai
    Tawakkal membuyarkan lamunan
    saya. ‘Kita pulang,
    yuk!’ Dan tanpa menunggu
    jawaban saya, Kiai membayari
    minuman dan makanan kami, berdiri, melambai kepada
    semua, kemudian keluar. Seperti
    kerbau dicocok hidung, saya
    pun mengikutinya. Ternyata
    setelah
    melewati kebon sengon, Kiai Tawakkal tidak menyusuri jalan-
    jalan yang tadi kami lalui.
    ‘Biar cepat, kita mengambil
    jalan pintas saja!’ katanya.”
    “Kami melewati pematang,
    lalu menerobos hutan, dan akhirnya
    sampai di sebuah sungai. Dan,
    sekali lagi saya menyaksikan
    kejadian yang
    menggoncangkan.
    Kiai Tawakkal berjalan di atas permukaan air sungai, seolah-
    olah di atas jalan biasa saja.
    Sampai di seberang, beliau
    menoleh ke arah saya yang
    masih berdiri mematung.
    Beliau melambai. ‘Ayo!’ teriaknya. Untung saya bisa berenang;
    saya
    pun kemudian berenang
    menyeberangi sungai yang
    cukup lebar. Sampai di seberang,
    ternyata Kiai Tawakkal sudah duduk-duduk di bawah pohon
    randu alas, menunggu. ‘Kita
    istirahat sebentar,’ katanya
    tanpa menengok saya yang sibuk
    berpakaian. ‘Kita masih punya
    waktu, insya Allah sebelum subuh kita sudah sampai
    pondok.’ Setelah saya ikut
    duduk di sampingnya, tiba-tiba
    dengan suara berwibawa, Kiai
    berkata mengejutkan,
    ‘Bagaimana? Kau sudah menemukan apa yang
    kaucari? Apakah kau sudah
    menemukan pembenar dari tanda
    yang
    kaubaca di kening saya?
    Mengapa kau seperti masih terkejut? Apakah kau yang
    mahir melihat tanda-tanda
    menjadi ragu terhadap
    kemahiranmu sendiri?’ Dingin
    air
    sungai rasanya semakin menusuk
    mendengar rentetan
    pertanyaan beliau yang
    menelanjangi itu.
    Saya tidak bisa berkata apa-
    apa. Beliau yang kemudian terus
    berbicara. ‘Anak muda, kau
    tidak perlu mencemaskan saya
    hanya karena kau melihat
    tanda
    “Ahli Neraka” di kening saya. Kau pun tidak perlu bersusah-
    payah mencari bukti yang
    menunjukkan bahwa aku
    memang pantas masuk
    neraka.
    Karena, pertama, apa yang kau
    lihat belum tentu merupakan hasil
    dari pandangan kalbumu
    yang bening. Kedua, kau kan
    tahu, sebagaimana neraka
    dan sorga, aku adalah milik Allah.
    Maka terserah kehendak-Nya,
    apakah Ia memasukkan diriku
    ke
    sorga atau neraka. Untuk
    memasukkan hamba-Nya ke sorga atau neraka,
    sebenarnyalah Ia tidak memerlukan
    alasan. Sebagai
    kiai, apakah kau berani
    menjamin amalmu pasti
    mengantarkanmu ke sorga kelak? Atau kau berani
    mengatakan bahwa orang- orang
    di warung yang tadi kau
    pandang
    sebelah mata itu pasti masuk
    neraka? Kita berbuat baik karena kita ingin dipandang baik
    oleh-Nya, kita ingin berdekat-
    dekat dengan-Nya, tapi kita
    tidak berhak menuntut
    balasan
    kebaikan kita. Mengapa? Karena kebaikan kita pun berasal dari-
    Nya. Bukankah begitu?’ Aku
    hanya bisa menunduk.
    Sementara Kiai Tawakkal terus
    berbicara sambil menepuk- nepuk
    punggung saya. ‘Kau harus lebih berhati-hati bila
    mendapat cobaan Allah
    berupa
    anugerah. Cobaan yang
    berupa anugerah tidak kalah
    gawatnya dibanding cobaan yang berupa
    penderitaan. Seperti mereka
    yang di warung tadi;
    kebanyakan mereka orang susah.
    Orang susah sulit kau
    bayangkan bersikap takabbur; ujub, atau sikap-sikap lain
    yang
    cenderung membesarkan diri
    sendiri. Berbeda dengan mereka
    yang mempunyai
    kemampuan dan kelebihan: godaan untuk
    takabbur dan sebagainya itu
    datang setiap saat. Apalagi bila
    kemampuan dan kelebihan itu
    diakui oleh banyak pihak’
    Malam itu saya benar-benar merasa
    mendapatkan pemahaman
    dan
    pandangan baru dari apa yang
    selama ini sudah saya ketahui.
    ‘Ayo kita pulang!’ tiba-tiba Kiai bangkit. ‘Sebentar lagi subuh.
    Setelah sembahyang subuh
    nanti, kau boleh pulang.’ Saya
    tidak merasa diusir; nyatanya
    memang saya sudah
    mendapat banyak dari kiai luar biasa ini.”
    “Ketika saya ikut bangkit,
    saya celingukan. Kiai Tawakkal
    sudah tak tampak lagi. Dengan
    bingung
    saya terus berjalan. Kudengar azan subuh berkumandang
    dari
    sebuah surau, tapi bukan surau
    bambu. Seperti orang linglung,
    saya datangi surau itu dengan
    harapan bisa ketemu dan berjamaah salat subuh dengan
    Kiai Tawakkal. Tapi, jangankan Kiai
    Tawakkal, orang yang
    mirip
    beliau pun tak ada. Tak
    seorang pun dari mereka yang berada di
    surau itu yang saya kenal. Baru
    setelah sembahyang,
    seseorang
    menghampiri saya. ‘Apakah
    sampeyan Jakfar?’ tanyanya. Ketika saya mengiyakan, orang itu
    pun menyerahkan
    sebuah
    bungkusan yang ternyata
    berisi
    barang-barang milik saya sendiri. ‘Ini titipan Mbah Jogo,
    katanya milik sampeyan.’
    ‘Beliau
    di mana?’ tanya saya buru-
    buru. ‘Mana saya tahu?’
    jawabnya. ‘Mbah Jogo datang dan pergi
    semaunya. Tak ada seorang
    pun
    yang tahu dari mana beliau
    datang dan ke mana beliau
    pergi.’ Begitulah ceritanya. Dan Kiai Tawakkal alias Mbah Jogo yang
    telah berhasil mengubah
    sikap saya itu tetap
    merupakan
    misteri.” Gus Jakfar sudah
    mengakhiri ceritanya, tapi kami yang dari tadi suntuk
    mendengarkan masih diam
    tercenung sampai Gus Jakfar
    kembali menawarkan
    suguhannya..

    Ikuti kisah / cerita perjalanan hidup gus javar selanjutnya .. video gus jakfar pasuruan terbaru 2019 lihat di channel youtube kami. . .

     
  • Kang Yudhie 11:54 on 29 August 2018 Permalink | Balas
    Tags:   

    Tonton “Haul Akbar Al Qutb Al Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf Gresik 2018 Hari Ini 29/08/2018” di YouTube 

    Tonton “Haul Akbar Al Qutb Al Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf Gresik 2018 Hari Ini 29/08/2018” di YouTube

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal